Pemodelan

Bump Map

Peta bump adalah tekstur skala abu-abu yang menipu relief permukaan dengan mengubah cara cahaya mengenai sebuah model, sehingga terlihat seperti tonjolan dan cekungan tanpa geometri tambahan.

Apa itu Bump Map?

Peta bump adalah tekstur skala abu-abu yang menyimpan informasi ketinggian untuk sebuah permukaan. Shader membacanya untuk mengganggu normal permukaan, sehingga cahaya merespons seolah ada tonjolan dan cekungan kecil, walaupun geometri tetap datar.

Cara kerjanya

Bump mapping adalah versi yang lebih tua dan lebih sederhana dari normal mapping. Karena hanya menyimpan satu nilai tinggi per piksel, metode ini lebih murah dan lebih mudah dibuat, tetapi kurang akurat. Metode ini tidak bisa merepresentasikan arah fitur permukaan seperti yang bisa dilakukan oleh normal map RGB. Namun, tetap berguna untuk detail halus dan seragam seperti grain, relief kekasaran, atau tekstur halus.

Contoh penggunaan

  • Menambahkan relief permukaan yang halus dengan murah

  • Menyarankan tekstur pada objek jauh atau latar belakang

  • Detail cepat saat normal map penuh terlalu berlebihan

Terakhir diperbarui 5 September 2026

Alat terkait

Penampil 3D Online

Lihat dan periksa file 3D apa pun langsung di browser Anda.

Konverter File 3D

Konversi antara FBX, OBJ, GLB, STL, dan lainnya.

Kompresor File 3D

Kecilkan ukuran file 3D tanpa mengurangi kualitas yang terlihat.

Generator Teks 3D

Ubah deskripsi teks menjadi teks dan bentuk 3D.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bump map adalah tekstur grayscale yang mengodekan informasi ketinggian di seluruh permukaan. Shader menggunakannya untuk mengganggu normal permukaan sehingga cahaya merespons seolah permukaannya memiliki tonjolan dan lekukan kecil, meskipun geometri tetap datar. Ini adalah cara ringan untuk menyarankan detail relief yang halus.

Renderer mengartikan nilai grayscale sebagai medan ketinggian lalu memiringkan normal shading sesuai. Titik-titik yang tampak lebih tinggi menjadi lebih terang dan titik-titik yang tampak lebih rendah menjadi lebih gelap. Karena hanya shading yang berubah, mesh sebenarnya dan siluetnya tetap tidak berubah.

Peta bump berwarna skala abu-abu dan hanya menyimpan ketinggian, sedangkan peta normal adalah RGB dan menyimpan arah permukaan penuh. Peta normal merespons cahaya dengan lebih akurat dari sudut apa pun dan menjadi standar modern, sedangkan peta bump lebih sederhana dan lebih lama.

Keduanya menggunakan data ketinggian skala abu-abu, tetapi peta bump hanya menipu relief lewat tekstur (shading) dan membuat siluet tetap datar, sedangkan peta displacement memindahkan geometri secara fisik untuk menciptakan kedalaman yang nyata. Peta bump lebih murah; displacement mengubah garis besar yang sebenarnya.

Tidak. Sama seperti peta normal, peta bump hanya memengaruhi tekstur (shading), jadi siluet mesh yang sebenarnya tidak berubah. Untuk relief geometris yang benar, Anda butuh peta displacement atau poligon tambahan.

Ya, untuk relief yang halus dan seragam seperti grain atau tekstur halus saat normal map penuh tidak diperlukan. Namun, di sebagian besar pipeline PBR modern, normal map sebagian besar telah menggantikan bump map karena lebih akurat.

Anda mengonversi sebuah gambar menjadi skala abu-abu agar area yang lebih terang terlihat lebih tinggi, sementara area yang lebih gelap terlihat lebih cekung, lalu sesuaikan kontras untuk mengontrol kekuatan relief. Alat seperti Photoshop, GIMP, dan Substance dapat membuat atau menyempurnakan height map dengan cara ini, dan Anda masukkan ke slot bump material Anda.

Di Blender, Anda memasukkan gambar skala abu-abu ke node Bump lalu menghubungkan output-nya ke input Normal pada material di shader. Nilai Strength mengontrol seberapa menonjol relief buatan itu terlihat di bawah pencahayaan.

PBR maps yang dihasilkan Meshy memberikan detail permukaan yang kaya langsung siap pakai, dan di tempat yang cukup dengan bump pass yang ringan, data height langsung masuk ke material Anda. Ini memungkinkan Anda menyetel relief yang halus tanpa harus membuat normal map penuh.